Ahli Lingkungan
Konsultan Lingkungan
Produk
Rainwater Harvesting
Rainwater Harvesting


                            Picture source : Google

Latar Belakang

Pada prinsipnya air merupakan kekayaan alam yang jumlahnya tetap. Melalui siklus daur air alami dan air dapat ditemukan dalam wujud cair, padat maupun gas/uap. Peningkatan dan perubahan pola hidup serta peningkatan pembangunan menyebabkan daerah resapan air berkurang. Hal ini mempengaruhi siklus daur air alami, sehingga air yang turun ke bumi melalui hujan tidak dapat tertampung maksimal di daratan.

Berdasarkan prinsip eko-efisiensi, pengelolaan air yang baik perlu dilakukan agar terjadi keseimbangan dalam hubungan kebutuhan manusia akan air dan persediaan air di alam. Salah satu upaya mewujudkan eko-efisiensi dalam pengelolaan air ialah dengan memaksimalkan penampungan air hujan pada musim hujan. Untuk mewujudkan hal tersebut maka sistem pemanenan air hujan (Rainwater Harvesting) perlu diterapkan.


Tujuan

Pemanenan air hujan (Rainwater Harvesting) adalah sistem pengumpulan dan penampungan air hujan untuk digunakan kembali dalam kegiatan sehari-hari, seperti untuk menyiram tanaman, flushing water, air minum untuk hewan ternak, air untuk irigasi, mencuci, dan lain-lain. Air hujan juga sangat cocok untuk digunakan sebagai alternatif sumber air minum sebab dibandingkan air sungai yang kualitas dan kuantitasnya terbatas, maupun air tanah yang kuantitasnya juga terbatas, air hujan kuantitasnya melimpah dan kualitasnya lebih baik daripada air sungai. Dibutuhkan sedikit pengolahan untuk dapat menggunakannya sebagai air minum.

"Mengapa Rain harvesting sangat cocok diterapkan di Indonesia?"

Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya:

  • Pemerintah melalui Peraturan Menteri Pekerjaan Umum  No. 6 Tahun 2011 tentang Pedoman Penggunaan Sumber Daya Air menyatakan bahwa "Kelompok pengguna air dalam jumlah besar wajib memanfaatkan air hujan dan air dari daur ulang limbah paling lambat 5 tahun sejak Permen ini diundangkan."
  • Indonesia memiliki curah hujan tinggi yaitu rata-rata 2000-3000 mm/tahun atau 150-300 mm/bulan.

Sumber: Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, Vol. 1, No. 2, 2000: 113-123
  • Di Indonesia, sumber air bersih masih bertumpu pada air tanah (ground water). Jumlah air tanah semakin lama semakin sedikit dan sulit untuk didapat sebagai akibat dari semakin sedikitnya daerah resapan. Sedangkan penggunaan air tanah cukup tinggi terutama di Pulau Jawa, sehingga menyebabkan persediaan air tanah yang semakin lama semakin menipis serta penurunan level permukaan tanah.
  • Berkurangnya daerah resapan air mengakibatkan terjadinya banjir pada musim hujan dan kekeringan pada musim kemarau. Akibatnya banyak potensi pemanfaatan air tidak terkelola dengan baik.
  • Oleh karena itu, Rainwater Harvesting perlu diterapkan untuk dapat menjadi jawaban atas permasalahan-permasalahan tersebut.
Rainwater Harvesting dapat digunakan untuk kebutuhan :
  1. Air bersih(clean water)
  2. Air untuk keperluan rumah tangga (domestic water)
  3. Peternakan/Pertanian (livestock)
  4. Gedung komersial (commercial building)
  5. Industri (industry)
 
Ada berbagai cara untuk Rainwater harvesting, terutama untuk rumah dan perkantoran, diantaranya ialah dengan rooftop gardenTaman diatas gedung atau rumah ini diharapkan tidak hanya memiliki fungsi estetika saja, namun juga dapat dimanfaatkan sebagai filter air hujan. Air hujan yang telah melewati proses filtrasi dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan air toilet, penyiraman tanaman, pendingin ruangan dan berbagai fungsi lainnya.

 
                                                             Picture source : Google

Air hujan yang telah ditampung dapat disimpan di tangki-tangki air yang dapat disimpan di bawah tanah (underground) maupun di atas tanah (on ground). Hal yang perlu diperhatikan dalam penyimpanan air hujan ialah kerentanan terhadap bakteri dan alga. Oleh sebab itu, penyimpanan tangki sebaiknya dihindarkan dari cahaya matahari langsung.





Beranda
Produk
Tentang Kami
Personal
Job Opportunities
Kontak
Download
Dokumen Lingkungan
Artikel